H N P (Hernia Nukleus Pulposus)

PENGERTIAN

Hernia Nukleus Pulposus (HNP) adalah suatu penyakit, dimana terjadi penonjolan  inti dari diskus yang menjadi bantalan tulang belakang, sehingga penonjolan tersebut menekan saraf yang melalui tulang belakang kita.

Penyakit HNP biasa dikenal dengan istilah “Saraf Terjepit”, namun perlu diketahui bahwa istiah tersebut masih bersifat umum, artinya saraf terjepit bukan hanya HNP.

GEJALA UMUM

Penyebab tersering HNP adalah terkait dengan proses penuaan atau keausan yang disebut degenerasi bantalan atau diskus intervetebra (antara ruas tulang belakang).

Menggunakan otot-otot punggung saat mengangkat benda berat atau trauma dapat juga menjadi penyebab HNP.

Beberapa faktor resiko yang menyebabkan HNP diantaranya:

  • Obesitas, dimana kelebihan berat badan dapat menyebabkan tekanan tinggi pada diskus punggung bawah=====> HNP Lumbal
  • Pekerjaan dengan melakukan jenis pekerjaan yang memerlukan kekuatan fisik , contohnya mengangkat bebat berat secara berulang, mendorong, dan memutar juga dapat meningkatkan resiko HNP.
  • Genetika. Faktor keturunan juga dapat menjadi faktor resiko HNP

TANDA GEJALA

Secara umum, tanda dan gejala HNP, meliputi timbulnya rasa sakit, kesemutan atau baal atau bahkan kelemahan pada anggota gerak yang dipersarafi. Rasa nyeri bisa dirasakan pada punggung, lengan atau tungkai.

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pemeriksaan yang diperlukan untuk memastikan adanya HNP tidak hanya dari pemeriksaan fisik, namun juga diperlukan pemeriksaan penunjang, diantaranya:

  • Pemeriksaan hantara listrik serabut saraf dengan EMG(Elektro Miografi).
  • MRI
  • CT Scan
  • Pemeriksaan Laboratorium tertentu

Pengobatan HNP

Hal yang paling utama yaitu menghindari posisi yang menimbulkan rasa sakit, kemudian pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian obat, fisioterapi dan operasi atau pembedahan.

Obat-obatan yang diberikan biasanya berupa analgesik (obat nyeri umum) atau nyeri khusuh saraf. Peemas otot ataupun suntukan kortison /kortikosteroid di daerah sekitar HNP mungkin juga dilakukan sesuai indikasi medis.

Terapi pengurang rasa nyeri seperti pemberian benda yang panas/hangat atau dingin, traksi dan stimulasi listrik pun dapat menjadi pilihan pengobatan HNP.

Mengenai pembedahan atau operasi pada kasus HNP, terlebih dahulu akan dinilai oleh dokter spesialis bedah saraf, tindakan apa yang perlu dilakukan untuk mendapatkan hasilyang maksimal.

 

 

 

 

sumber: Leaflet Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Referensi Muhlisin, Ahmat 2015, HNP (Saraf Terjepit).

 

Related posts

Leave a Comment