S T R O K E

Pengertian Stroke

Definisi menurut WHO, stroke adalah terjadinya gangguan fungsional otak fokal maupun global secara mendadak dan akut yang berlangsung lebih dari 24 jam akibat gangguan aliran darah otak

Gejala Stroke

  1. Rasa bebal atau mati mendadak atau kehilangan rasa dan lemas pada muka, tangan atau kaki terutama pada satu bagian tubuh saja.
  2. Rasa bingung yang mendadak, sulit bicara atau sulit mengerti.
  3. Satu mata atau kedua mata mendadak kabur.
  4. Mendadak sukar berjalan, terhuyung dan kehilangan keseimbangan.
  5. Mendadak merasa pusing dan sakit kepala tanpa diketahui sebabnya.

Selain itu muncul tanda-tanda gejala lainnya misal rasa mual, panas dan sering muntah-muntah, rasa pingsan mendadak atau merasa hilang keadaran secara mendadak.

Klasifikasi

Berdasarkan  penyebabnya stroke dapat dibedakan menjadi 2 jenis.

  1. Stroke Hemoragik (Pendarahan), adalah pecahnya sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya.
  2. Stroke Iskemik (sumbatan), Aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah sehingga aliran darah tidak lancar.

Siapa saja yang terserang stroke ?

Stroke dapat menyerang siapa saja laki-laki , perempuan , usia lanjut, usia muda tanpa memandang status sosial ekonomi.

Faktor Resiko Stroke

  • Faktor yang Dapat Diubah :  Hipertensi, Diabetes Militus, Displidemia,Merokok, Obesitas.
  • Faktor Yang Tidak Dapat Diubah: Usia, Jenis Kelamin, Ras, Riwayat Keluarga, Riwayat stroke sebelumnya.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

  1. Menjaga pola hidup dengan membatasi makan-makanan yang  berlemak, dan rendah garam.
  2. Melakukan pemeriksaan tensi darah secara rutin,
  3. Mengurangi atau berhenti merokok.
  4. Tidak minum-minuman beralkohol (menghindari konsumsi alkohol).
  5. Olahraga yang teratur (melakukan aktifitas fisik secara teratur misal olah raga).
  6. Mengurangi berat badan apabila sudah berlebih (Memantau berat badan atau menghindari obesitas).
  7. Mengendalikan Hipertensi, Diabetes Melitus dan Penyakit Jantung.
  8. Menganjurkan konsumsi gizi yang seimbang seperti: makan banyak sayuran, buah-buahan, ikan terutama ikan salem, dan tuna, hindari makanan junk food dan beralih pada makanan tradisional serta dianjurkan berolah raga secara teratur.
  9. Pencegahan bisa dilakukan dengan cara Promosi Kesehatan atau edukasi kesehatan seperti ikut seminar tentang stroke, kampanye anti stroke dan sebagainya.
  10. Keluarga sangat berperan untuk membantu penderita stroke menghadapi masalah sosial seperti : mengatasi perubahan gaya hidup dan memotivasi menjalankan proses terapi yang dapat membantu proses pemulihan secara fisik.

 

 

sumber: Leaflet BPJS kesehatan. Kantor Cabang Utama, Jakarta Timur

Related posts

Leave a Comment